PROBLEMATIKA EVALUASI AFEKTIF PADA PEMBELAJARAN PAI DAN ALTERNATIF SOLUSINYA

Evaluasi afektif merupakan aspek penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) karena berfungsi mengukur internalisasi nilai, sikap, dan akhlak peserta didik. Namun, praktik evaluasi afektif di sekolah masih menghadapi berbagai problematika, seperti subjektivitas guru, keterbatasan instrumen yang valid dan reliabel, bias penilaian, serta minimnya waktu observasi dan dukungan struktural. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka untuk menganalisis problematika tersebut serta merumuskan alternatif solusi yang komprehensif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama kesulitan evaluasi afektif mencakup faktor metodologis, praktis, dan kebijakan kelembagaan. Solusi yang dapat diterapkan meliputi penggunaan rubrik observasi terstruktur, peer assessment, jurnal reflektif, teknik critical incident, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, serta dukungan kebijakan sekolah yang memperkuat budaya religius dan mengurangi beban administratif. Penelitian ini menegaskan bahwa evaluasi afektif yang efektif membutuhkan pendekatan holistik dan kolaboratif agar pembelajaran PAI mampu mencapai tujuan utama, yaitu pembentukan karakter dan akhlak mulia secara berkelanjutan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Hijri
Published
2026-10-12
DOI
https://doi.org/10.30821/hijri.v14i2.27228
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PROBLEMATIKA EVALUASI AFEKTIF PADA PEMBELAJARAN PAI DAN ALTERNATIF SOLUSINYA

Faizatun Nafsiyah
Hijri
Education and Character Development
article

PROBLEMATIKA EVALUASI AFEKTIF PADA PEMBELAJARAN PAI DAN ALTERNATIF SOLUSINYA

Faizatun Nafsiyah
article en

Abstract

Evaluasi afektif merupakan aspek penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) karena berfungsi mengukur internalisasi nilai, sikap, dan akhlak peserta didik. Namun, praktik evaluasi afektif di sekolah masih menghadapi berbagai problematika, seperti subjektivitas guru, keterbatasan instrumen yang valid dan reliabel, bias penilaian, serta minimnya waktu observasi dan dukungan struktural. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka untuk menganalisis problematika tersebut serta merumuskan alternatif solusi yang komprehensif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama kesulitan evaluasi afektif mencakup faktor metodologis, praktis, dan kebijakan kelembagaan. Solusi yang dapat diterapkan meliputi penggunaan rubrik observasi terstruktur, peer assessment, jurnal reflektif, teknik critical incident, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, serta dukungan kebijakan sekolah yang memperkuat budaya religius dan mengurangi beban administratif. Penelitian ini menegaskan bahwa evaluasi afektif yang efektif membutuhkan pendekatan holistik dan kolaboratif agar pembelajaran PAI mampu mencapai tujuan utama, yaitu pembentukan karakter dan akhlak mulia secara berkelanjutan.

HijriVol. 14(2)
Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (ID)
Quality education
Openalex Percentile: Top 67%
Education and Character Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.